Masih beberapa minggu ke depan film Ketika Cinta Bertasbih hadir di bioskop, namun keriuhan masyarakat atas kedatangan para bintang KCB sudah tak dapat dibendung. Setelah bertandang ke Makassar minggu lalu, kali ini Palembang menjadi tujuan mereka. Menyambangi pusat pertokoan terbesar di Palembang, Mall Palembang Indah, kelima bintang KCB; Kholidi Asadil Alam, Oki Setiana Dewi, Meyda Sefira, Heppy Noerdiansyah dan Alice Sofie Norin disambut meriah oleh para pecinta kisah Ketika Cinta Bertasbih. Jelas saja, selama ini tokoh-tokoh yang mereka perankan hanya bisa dinikmati di novel dalam serangkaian kalimat. Siapa yang tidak ingin melihat aslinya ? [Show as slideshow] Sambutan terhadap para bintang KCB berawal sejak mereka menjejakkan kaki di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Universitas Sriwijaya (UNSRI) serta kunjungan tim KCB tersebut ke pesantren Al-Firdaus dan pesantren Rubat. Berbagi tanda tangan dan berfoto bersama seolah menjadi kegiatan sehari-hari yang menyenangkan bagi mereka. Tak ayal, kini foto para bintang KCB nyaris mengisi setiap ponsel semua penggemarnya. Acara “Temu Bintang KCB” di beberapa kota selalu dihiasi dengan pertanyaan seputar Mesir dari para pengunjung yang hadir. Tak terkecuali, saat mereka mengunjungi Toko Buku Gramedia untuk memperkenalkan novel Ketika Cinta Bertasbih yang kini tampil dengan kulit muka seperti dalam poster filmnya. Kini Mesir memang seolah identik dengan film Ketika Cinta Bertasbih. Sampai dalam poster filmnya pun tercetak pernyataan “asli Mesir”, guna mendeskripsikan bahwa pengambilan gambar film ini dilakukan di lokasi aslinya. Bukan pemberian efek komputer grafik untuk mengkamuflase lokasi yang bukan sebenarnya. Kehebatan Mesir meramu perjalanan cinta dalam kisah Ketika Cinta Bertasbih adalah membangun atmosfir romantis, yang tidak ditemukan dalam kisah cinta pada umumnya. Hal yang sama dikemukakan oleh Habiburrahman El Shirazy, sang penulis novel “Kalau ‘gak syuting di Mesir ya aura filmnya jadi ‘gak seasli novelnya, dan bisa kehilangan nilai spiritualnya” Ujar Kang Abik, sapaan Habiburrahman El Shirazy. Ngomong-ngomong soal asli, mumpung bertandang ke Palembang, Meyda Sefira, tak mau melewatkan satu kesempatan berharga. Pemeran Ayatul Husna yang kebetulan juga berulang tahun di hari Rabu (20 Mei) itu sengaja khusus mencicipi makanan khas Kota Palembang, yaitu pempek palembang. “Sebenarnya pernah sih makan pempek asli palembang yang dioleh-olehin langsung dari sini. Tapi kali ini aslinya komplit ! Pempek palembangnya asli, dan asli makannya juga di Palembang !” Gelak Meyda diiringi derai tawa rekan KCB lainnya.
Popularity: 4% [?]
If you enjoy our post, feel free to subscribes to our rss feeds
















